Kamis, April 30, 2009
Kelebihan dan kekurangan
Berbeda dengan baja konvensional, baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis, namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Rangka atap baja ringan diciptakan untuk memudahkan perakitan dan konstruksi. Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan tarik 550 mpa, sementara baja biasa sekitar 300 mpa. Kekuatan tarik dan teganan ini untuk mengompensasi bentuknya yang tipis. Di Indonesia, ketebelan baja ringan berkisar dari 0,4mm - 1mm.
Rangka atap baja ringan memiliki beberapa elemen yaitu kuda-kuda, reng, sekrup dan jurai dalam untuk mencegah tampias. Kuda-kuda merupakan struktur utama dalam konstruksi atap baja ringan. Untuk mendapatkan kuda-kuda yang kokoh, cermati lebar bentangan dan besar beban yang akan diterima, demikian pula dengan derajat kemiringan atap. Ketebalan material baja ringan untuk kuda-kuda dan web berkisar 0,7 - 1mm. Sementara untuk reng sekitar 0,4 - 0,7mm.
Perhitungan kuda-kuda baja ringan amat berbeda dengan kayu, yakni cenderung lebih rapat. Semakin besar beban yang harus dipikul, jarak kuda-kuda semakin pendek. Misalnya untuk genteng dengan bobot 40 kg/m2 jarak kuda-kuda bisa dibuat setiap 1,4m. Sementara bila bobot genteng mencapai 75kg/m2, maka jarak kuda-kuda menjadi 1,2m. Perhitungan ini masih dipengaruhi banyak faktor.
Kelebihan
- Karena bobotnya yang ringan maka dibandingkan kayu, beban yang harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah.
- Baja ringan bersifat tidak membesarkan api (non-combustible).
- Konsumen tidak perlu kuatir baja ringan dimakan rayap.
- Pemasangannya relatif sangat cepat apabila dibandingkan rangka kayu.
- Baja ringan nyaris tidak memiliki nilai muai dan susut.
Kekurangan
- Kerangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti rangka kayu, sistem rangkanya yang berbentuk jaring kurang menarik bila tanpa penutup plafon.
- Karena strukturnya yang seperti jaring ini maka bila ada salah satu bagian struktur yang salah hitung ia akan menyeret bagian lainnya.
- Rangka atap baja ringan tidak sefleksibel kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profil.
MUTU BAJA
Spesifikasi minimum baja ringan yang dipakai (G550) adalah:
1. Kekuatan Leleh Minimum : 550 MPa
2. Tegangan Maksimum : 550 MPa
3. Modulus Geser : 50.000 MPa
4. Modulus Elastisitas : 20.000 MPa
Karena ketebalan profil baja ringan sangat tipis (yang beredar di Indonesia berkisar 0,5 sampai 1 mm), bahan baja yang harus dipakai adalah baja mutu tinggi atau biasa disebut High Tension Steel, umumnya (standar) G550, artinya Yield Strength maupun Tension Strength dari baja tersebut minimal 550 MPa. (“minimal” tidak sama dengan “rata-rata” dengan kata lain sewaktu diuji tarik di laboratorium, tension strength-nya tidak boleh kurang dari 550 MPa) Lapisan Anti Karat Di Indonesia lapisan anti karat yang umumnya dipakai adalah lapisan Z (Zinc) yang sering disebut Galvanis atau lapisan AZ (Aluminum dan Zinc). Masing-masing lapisan punya kelebihan maupun kekurangan sendiri. Banyak orang salah mengerti bahwa bahan Aluminum Zinc lebih baik daripada Zinc (Galvanis), padahal yang menentukan adalah ketebalan lapisan yang dipakai, bukan jenisnya. Untuk mencapai taraf ketahanan yang relatif setara, ketebalan lapisan Zinc yang dipakai harus lebih tebal daripada Aluminum Zinc. Standar umum untuk bahan struktural (menanggung beban), ketebalan lapisan Aluminum Zinc tidak boleh kurang dari 150 gram/m2 (AZ 150) sedangkan untuk lapisan Zinc (Galvanis) tidak kurang dari 200 gram/m2 (Z 200). Sistem Pengaku / Bracing dan Murplat (Top Plate) Rangka atap baja ringan dibuat dari baja tipis, meskipun telah dibuat menjadi bentuk profil yang kokoh, kekuatannya tinggi tetapi kekakuannya lemah (dibanding balok kayu misalnya). Dengan kekakuan yang lemah, struktur rangka atap baja ringan harus dilengkapi dengan batang pengaku / bracing yang cukup. Banyak kasus rangka atap baja ringan yang roboh akibat kurangnya batang pengaku/bracing ini. Batang pengaku / bracing yang harus dipasang terdiri dari: - Bottom Chord Bracing, pengaku pada batang bawah - Lateral Tie, pengaku batang (web) tekan - Diagonal Web Bracing (ikatan angin), untuk meneruskan gaya dari lateral tie - Top Chord Bracing, pengaku batang atas, biasanya berupa reng - Strapbrace®, hanya dipasang untuk atap dengan bentang besar atau bangunan yang panjang Peraturan bangunan (building code) baik di Jepang, Amerika, Australia bahkan Malaysia pun mewajibkan pemasangan bracing secara lengkap. Kita juga memerlukan top plate (murplat) untuk menjamin kesatuan rangka atap dan yang diikat dengan dynabolt ke ring balok tumpuan. Alat Sambung Self Drilling Screw dan Pemasangannya Salah satu bagian terpenting dari struktur rangka atap baja ringan adalah alat sambung, yang biasanya berupa Self Drilling Screw (SDS), atau sekrup dengan ujung penembus baja tanpa mur. Untuk baja tipis, SDS yang dipakai harus jenis khusus dengan alur yang kasar, dan adanya ruang di bawah kepala baut. Alur yang kasar akan membuat baja tipis tersusun di antara alur (bukan dirusak oleh alur), sehingga SDS mampu memikul beban yang besar di sambungan. Hal lain yang juga penting adalah bahwa pemasangan SDS harus memakai alat khusus berupa screw driver yang dilengkapi dengan kontrol torsi. Tanpa adanya kontrol torsi, SDS beresiko kehilangan fungsinya karena aus (overtighten), di mana keadaan ini amat berbahaya. Pada rangka atap kayu, kalau satu kuda-kuda mengalami ‘kegagalan’, hanya kuda-kuda tersebut yang roboh, sedangkan rangka atap baja ringan mempunyai tendensi untuk roboh secara keseluruhan mengingat bahan baja tidak mudah patah / putus seperti kayu. Referensi: a. Australian Standard 1397:2001 Table 2.2 “Mechanical Property Requirements for Structural Grades” b. Japanaese Industrial Standard G 3302 Table 7.8 “Yield Point, Tensile Strength, Elongation and Non-Aging (cold-rolled base metal used)” c. American Society for Testing and Materials – ASTM Standard A1003 / A1003M-05 Table 1 “Coating Weight [Mass] Requirements (Metallic Coatings)” d. JKR-Malaysia 20600-0022-2001 “Specification for Pre-Fabricated Cold-Formed Steel Roof Trusses”
LIST PRICE LIGHT STEEL FRAME
Dengan ini kami ingin memperkenalkan produk-produk kerangka atap baja dan atap galfalume sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan.
Adapun produk kerangka atap baja ringan ( Light Steel Frame) dan atap baja ringan (Galfalume ) terlampir sebagai berikut :
1. IGGI truss :
Harga per meter pasang berkisar Rp 160.000,- s/d Rp 180.000,-
Dengan garansi atau jaminan bahan selama 15 tahun.
2. Kencana :
Harga per meter pasang berkisar Rp 135.000,- s/d Rp 160.000,-
Dengan garansi atau jaminan bahan selama 10 tahun.
3. Ceria :
Harga per meter pasang berkisar Rp 130.000,- s/d Rp 155.000,-
Dengan garansi atau jaminan bahan selama 10 tahun.
4. Atap Galfalume :
- Harga per meter pasang Rp 130.000,- s/d Rp 160.000,00
(Harga Tersebut dipengaruhi terhadap bentangan serta bentuk/ model atap bangunan)
Apabila ada kekurang-jelasan tentang produk yang kami tawarkan, mohon menghubungi kami :
Cahyo : 081234600989 / ( 0331 )-3629523
E-Mail : Cahyo.CAW@gmail.com
Ananditha : 081358946789 / ( 0331 )-7774774
E-Mail : Ananditha.APO@gmail.com
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, kiranya dapat menjadi tolak ukur. Besar harapan kami untuk dapat menjalin kerjasama dengan anda
Light Steel Frame
Dengan semakin maraknya teknologi issue Global Warming, maka pemerintah memulai mengambil tindakan kini dengan memperketat proses penebangan kayu dengan undang-undang baru, hal ini tentunya membuat pengguna kayu terutama developer-developer baik di jawa atau luar jawa semakin sulit untuk mencari kayu yang berkualitas untuk kebutuhan bangunannya.
Maka dewasa ini semakin banyak developer dan masyarakat yang mulai berealih pada kerangka atap baja ringan ini, selain itu pemerintahpun mendukung penuh dengan adanya bahan alternative pengganti kayu yang sangat ramah lingkungan yang nantinya diperkirakan dapat mengurangi penggunaan kayu dan penebangan liar sehingga dapat mengurangi polusi udara.
Dan yang lebih menguntungkan kerangka atap baja ringan teruji lebih kuat dan kokoh daripada kayu karena memiliki sebuah program yang menjaga ketelitian yang menjamin kekkokohan bangunan, Serta lapisasannya yang anti karat juga tidak berpengaruh terhadap korosi ataupun kekeroposan yang disebabkkan oleh rayap.
Dengan desain kontruksi Truss dan bobotnya yang lebih ringan dibandingkan kayu, sehingga pemasangan kontruksi baja ringan ini memiliki tekanan kebawah yang relatif lebih rendah, dengan demikian akan lebih mengurangi keretakan pada tembok bangunan.
Dengan adanya system pabrikasi membuat proses pemasangan baja ringan semakin cepat, karena kerangka baja ringan telah dirancang terlebih dahulu dipabrik, dan setelah tiba ditempat tujuan hanya tinggal proses perakitan.
Tak ayal bila kerangka atap baja ringan semakin banyak digunakan bukan hanya pada proyek-besar dan mewah tetapi sudah digunakan juga pada rumah-rumah tinggal, gedung sekolah, ruko, dan lain-lain.
Jumat, April 17, 2009
PROFILE COMPANY
Sampurna jaya merupakan general contractor dan supplier yang bergerak dibidang roofing, terutama dalam pemasangan kontruksi bangunan kerangka ( Light Steel Frame ) maupun atap baja ringan (Galfalume ).
Dalam pelaksanaannya SAMPURNA JAYA telah mendapat kepercayaan penuh dengan perusahaan pemroduksi baja ringan diantaranya IGGI Truss, Kencana, dan Ceria. Selama beberapa dekade tahun ini kami telah banyak menjalin kerja sama baik dengan paradeveloper dan beberapa Company dalam pembangunan proyek mulai pabrik, perumahan ataupun bangunan dengan prioritas dan skala yang lebih besar seperti market, SPBU dan sejenisnya.
Dengan bersamaannya perkenalan ini kami sangat tertarik dan berharap dapat menjalin kerjasama dengan instansi, lembaga ataupun perusahaan Anda, serta bisa membangun suatu hubungan kerjasama yang baik dan dapat berkelanjutan. Demikian selintas gambaran ataupun profil SAMPURNA JAYA, kiranya dapat digunakan sebagai acuan dan pandangan sebagai bukti keseriusan dan antusias kami untuk dapat menjalin kerjasama dengan Anda.